“Laptop Lemot di 2026? Ini 7 Setting Tersembunyi Windows & macOS yang Bikin Ngebut Lagi!”

Pernah merasa laptop yang dulu terasa kencang sekarang jadi lemot di 2026? Aplikasi berat terasa lambat, multitasking tersendat, bahkan saat membuka game ringan pun frame rate terasa tidak stabil. Padahal, belum tentu kamu harus langsung upgrade RAM atau beli perangkat baru. Faktanya, baik Windows maupun macOS memiliki sejumlah pengaturan tersembunyi yang jarang diketahui pengguna, tetapi sangat efektif untuk meningkatkan performa. Artikel ini akan membahas tujuh setting penting yang bisa membuat laptop kamu terasa ngebut lagi, termasuk untuk kebutuhan kerja, editing, hingga bermain game dengan lebih lancar.
Penyebab Laptop Lemot yang Sering Diabaikan
Semakin lama dipakai, laptop menyimpan banyak cache dan proses latar belakang yang mengurangi performa keseluruhan. Update sistem dan aplikasi juga bisa menambah beban resource sehingga respon menjadi kurang gesit.
Untuk gamer, penurunan performa sangat mengganggu karena game terasa patah patah. Inilah alasan pentingnya mengoptimalkan setting tersembunyi agar game bisa berjalan lebih lancar.
1. Matikan Startup Program yang Tidak Penting
Beberapa program langsung aktif ketika booting dan mengurangi ruang memori bebas. Menu Startup di Windows memudahkan pengaturan untuk menonaktifkan aplikasi yang tidak penting.
Pengguna Mac dapat mengecek Login Items dan nonaktifkan aplikasi berat. Langkah ini efektif meningkatkan performa laptop terutama saat menjalankan aplikasi berat dan game.
Optimalkan Daya untuk Kinerja Penuh
Pengguna Windows bisa memilih mode daya performa tinggi sehingga CPU bekerja lebih optimal. Masuk ke menu daya untuk mengubah mode.
Di macOS, aktifkan opsi Prevent Automatic Sleeping saat dibutuhkan agar proses berat berjalan lancar. Setting ini penting untuk gamer terutama pada laptop dengan GPU terbatas.
3. Kurangi Efek Visual dan Animasi Sistem
Visual efek membuat antarmuka terlihat modern tetapi membebani performa grafis. Masuk ke pengaturan performa lanjutan di Windows dan kurangi efek visual berat.
Opsi Accessibility menyediakan pengurangan animasi untuk meningkatkan kelancaran sistem. Performa game akan lebih stabil karena GPU lebih fokus ke game.
4. Bersihkan Storage dan Cache Secara Berkala
Ruang penyimpanan hampir habis memperlambat laptop karena sistem sulit mengelola data. Gunakan Disk Cleanup di Windows untuk meningkatkan kinerja sistem.
Bersihkan cache melalui pengaturan penyimpanan agar performa kembali optimal. Banyak game memerlukan storage besar sehingga ruang kosong wajib dijaga.
Pastikan Driver Selalu Terbaru
Driver lama sering memicu penurunan performa terutama saat menjalankan game. Pastikan GPU driver selalu terbaru untuk mengurangi crash saat bermain game.
macOS biasanya mengelola driver otomatis yang mendukung kompatibilitas aplikasi dan game.
6. Gunakan Mode Game dan Tutup Background Apps
Windows memiliki Game Mode yang memprioritaskan resource untuk game. Masuk ke menu Gaming untuk mengaktifkannya agar game berjalan lebih stabil.
Batasi multitasking ketika menjalankan game supaya pengalaman game lebih nyaman. Pengguna Mac dapat memantau aplikasi aktif untuk mengontrol penggunaan memori.
7. Reset Ringan Tanpa Install Ulang
Langkah terakhir adalah refresh sistem tanpa kehilangan file penting. Fitur reset di Windows cukup mudah digunakan yang menghapus error tersembunyi.
Reset Mac dapat dilakukan tanpa ribet agar sistem lebih bersih.
Kesimpulan: Laptop Lama Bisa Ngebut Lagi di 2026
Kinerja lambat bisa diperbaiki tanpa upgrade mahal. Melalui optimasi yang tepat, laptop bisa kembali responsif bahkan untuk editing dan menjalankan game.
Sekarang giliran kamu mencoba langkah di atas dan lihat peningkatan performanya. Sebarkan tips ini ke pengguna lain agar komunitas gamer dan pekerja digital semakin produktif.






